Pages

Showing posts with label pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label pengetahuan. Show all posts

Monday, 7 April 2014

Be a Good Gamblinger(Pengawas Ujian ITTELKOM))

Di kampus saya ITTELKOM yang sekarang telah berubah menjadi Universitas Telkom, terutama di fakultas teknik setiap musim UTS(Ujian Tengah Semester) dan UAS(Ujian Akhir Semester) merupakan saat saat yang menggembirakan bagi para Asisten dan saat saat yang menegangkan bagi mahasiswa. Tanya kenapa para Asisten sangat senang waktu musim ujian datang?, Ya karena saat itulah waktu waktu untuk panen raya :D. Jadi di kampus saya para asisten(Asisten Praktikum, Asisten Lab, Asisten Dosen) bisa mendaftar sebagai pengawas ujian, dan tenaga mereka dihargai 1 shift(90-120 menit) dengan harga 25 ribu :), dan 1 hari itu ada 4 kali shift ujian, bayangkan kalau kalian dapat kesemua shift tersebut, 100.000 men bisa buat makan enak di akhir bulan hahaahhaha.

Nah masalah utamanya kadang setelah mendaftar jadi pengawas Shift yang dikasih di jadwal terlalu sedikit(Ngak Bersyukur :v), dan kadang di shift yang sudah di kasih jadwal tersebut si pengawas yang sedang jadwal tidak hadir(biasanya males) nah oleh karena itu munculah istilah pengganti atau gambling :v, dan gambling itu susah susah gampang harus berpengalaman dan harus memperhitungkan variabel variabel yang ada :v, oke menurut pengalaman saya aja nih saya kasih tips tips gambling yang baik dan benar :D.
  1. Gamblinglah pada saat pagi hari(07.30) karena di pagi hari biasanya para asisten masih enak tertidur di lab bersama istrinya(baca Komputer), nah biar kamu pasti dapet gambling dateng 1 jam sebelumnya (06.30) terus taruh kartu di meja, habis itu bebas kamu mau pergi atau tidur :v
  2. jika pagi hari masih malas berangkat maka ambilah yang sore hari(15.45) dimana biasanya anak anak juga sedang malas datang dan disini kamu juga datang 1 jam sebelum gambling(14.45) karena pengawas yang shift sebelumnya keburu dateng, lalu lakukan step seperti langkah 1.
  3. Jika gambling pada jam 10.15 dan 13.00 maka kamu harus menyiapkan strategi diantaranya kamu harus:
  • Datang lebih awal lagi
  • Jika sudah banyak tumpukan kartu maka kamu juga harus memprediksi jumlah paket soal dan jumlah kartu apakah masih memungkinkan
Tips selanjutnya berkaitan dengan pemilihan tempat gambling, ada beberapa tips diantaranya:
  1.  Usahakan gambling di PPDU, Fakultas Informatika dan Fakultas Elektro karena ketiga fakultas tersebut jarang sekali pakai sistem kocok, biasanya pakai sistem antrian
  2. Sebisa mungkin hindari gambling di FRI, dan SCIENSE karena sering sekali pakai sistem kocok dimana kesempatan untuk dapat gambling bisa sangat kecil
  3. Sebisa mungkin lihat jadwal ujian, jika sudah ada tumpukan kartu banyak di salah satu fakultas dan masih ada fakultas yang belum datang dan belum ada yang menruh kartu maka tunggu fakultas itu dan jika datang langsung kasih kartu, biasanya langsung dapet
Ehhm, okey mungkin untuk kali ini cukup sekian karena saya juga cukup newbie baru 2 semester mengikuti kegitan panen Ujian hehehe, kalau ada tambahan silakan tambahakan di komentar nanti saya update

Sunday, 30 September 2012

SPESIFIKASI PESAWAT
BOEING 737

Boeing 737 Surveillance – Jet Pengintai TNI-AU
16/02/2009

(Foto : Indoflyer.net)
Tampilannya tak beda jauh dengan pesawat komersial biasa, akan tetapi kemampuannya sangat luar biasa. Pesawat Boeing-737 milik TNI Angkatan Udara ini mampu mengamati seluruh gerak-gerik di atas perairan Indonesia yang luasnya mencapai 8,5 juta kilometer persegi.
Sesuai dengan tugasnya, tiga pesawat Boeing-737 Maritime Patrol yang berbasis di Skadron Udara 5 Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin, Makassar, ini setiap hari melakukan pengamatan udara dan maritim (air and maritime surveillance) di seluruh wilayah perairan Indonesia. Secara bergantian ketiganya mengamati secara sistematik ruang udara, permukaan daratan, maupun perairan, lokasi, atau tempat, sekelompok manusia atau obyek-obyek lain, baik secara visual, aural, fotografis, elektronis, maupun dengan cara lain.
“Tugas kami hanya mendeteksi. Hasil deteksi yang diperoleh disampaikan ke komando atas, yang akan menentukan tindakan selanjutnya. Bila perlu hasil deteksi itu dikoordinasikan dengan TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, Kepolisian RI, atau instansi terkait,” ungkap Kapten (Pnb) Sumanto, Komandan Flight Operasi Skadron 5.
Peran pengamatan udara itu penting bagi Indonesia untuk dapat dimanfaatkan mencegah pengambilan ikan secara ilegal oleh nelayan asing, dan untuk menggagalkan penyelundupan kayu, serta minyak yang sampai sekarang masih marak di perairan Indonesia.
Skadron 5 yang berpangkalan di Lanud hasanuddin, Makassar, menerima tiga Boeing B737-200 2X9 Surveiller untuk menggantikan Grumman UF-1 Albatross. Pesawat berjulukan Camar Emas ini diberi registrasi AI-7301, AI-7302, dan AI-7303. Pengiriman pesawat yang dipesan April 1981 ini dilakukan secara maraton mulai dari 20 Mei 1982, 30 Juni 1983, dan 3 Oktober 1983. dengan kekuatan tiga pesawat, berarti tiap pesawat harus melakukan pengintaian sepertiga wilayah Indonesia.
Dari segi performa, Camar Emas tidak kalah garang dengan pesawat pengintai yang telah terkenal seperti E-8-J-STARS (Joint Surveillance and Target Attack Radar System), E-3 Sentry AWACS, Bariev A-50 Mainstay AWACS, DC-8-72F SARIGUE NG, P-3C Orion atau radar terbang masa datang Australia B737-700 Wedgetail –versi New Generation B737 yang dikonversi untuk kepentingan intelijen. Tidak percaya? Intip saja alat pengendus yang diusung.
Dihidungnya ada radar double agent AN/APS-504 (V)5. selain berfungsi konvensional, radar ini bisa diset mendeteksi sasaran di permukaan atau di udara. Jarak pindainya luar biasa, 256 Nm (Nano Meter)
Navigasi dan komunikasinya juga kompak. Saat ini B737 dilengkapi sistem navigasi INS LTN-72R terintegrasi dengan GPS. Karena memainkan peran penting dalam air intelligence, komunikasi tidak saja masuk kategori wajib, tapi juga harus mempunyai tingkat aksesbilitas tinggi. Untuk B737, saluran telepon bisa terhubung langsung dengan komando pusat. Tampilan instrumen yang menawan (pilot color high resolution display), makin mempercanggih suasa kokpit.


Boeing 737 MPA tengah beraksi di laut
Tugas pokok Skadron 5 adalah, melakukan pengintaian udara strategis dan pengawasan maupun pengamanan terhadap semua objek bergerak di permukaan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) dan jalur lalu lintas damai. Informasi yang dihasilkan B737 sangat penting dalam masa perang dan damai. Kegiatan eksploitasi informasi dalam hubungannya dengan air power terdiri dari tiga hal. Yaitu informasi, reconnaissance, dan surveillace. Hubungan ketiga faktor ini dengan intelijen sangat erat.
Maritime Patrol ini dilengkapi peralatan SLAMMR (Side Looking Airborne Multi Mission Radar), suatu alat sensor dengan daya deteksi yang sangat kuat pada suatu daerah yang sangat luas. Dengan SLAMMR, Boing-737 ini mampu mendeteksi wilayah perairan seluas 85.000 mil persegi per jam. Di tambah lagi peralatan navigasi Internal Navigation System dan Omega Navigation System serta peralatan komunikasi modern.
Tiga pesawat Boeing-737 itu berbasis di Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin, Makassar, sejak 1 Juni 1982. Tahun 1993, ketiganya menjalani up-grade di tempat kelahirannya di Seattle, Amerika Serikat. Sehingga mengalami peningkatan kemampuan pada SLAMMR Real Time, Infra Red, Search Radar, serta sistem navigasi dan komunikasi yang diintegrasikan dengan DPDS (Data Processing Display System).
Dengan kemampuan yang dimiliki itu, Boeing-737 Maritime Patrol melakukan tugas pengawasan dan pengintaian di perairan Nusantara, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), serta alur laut kepulauan Indonesia (ALKI). Di samping itu, mengawasi daerah musuh tanpa harus terbang di atas wilayahnya.
Dalam melaksanakan tugasnya, Maritime Patrol didukung 64 kru, yang terdiri dari dua orang instruktur/kapten pilot, 12 co-pilot, 16 juru mesin udara (engineering), lima juru muat udara (load master), 10 operator console, 14 observer, tiga juru foto udara, dan dua flight surgeon.
Dengan jumlah pesawat yang masih terbatas untuk memantau wilayah kita yang sangat luas, Skadron Udara 5 dituntut mampu mengoptimalkan alat utama sistem senjata (alutsista) yang ada. “Dalam kondisi seperti ini kita tidak kenal menyerah. Berbekal basis pengetahuan yang dimiliki, kami mencoba mengombinasikan dengan pengalaman yang dihadapi dalam pemeliharaan di lapangan. Pengalaman itu kemudian menjadi pengetahuan yang baru bagi kami, untuk memperpanjang usia pakai peralatan,” kata Kepala Dinas Pemeliharaan Skadron Udara 5, Kapten (Tek) Ifan BM.
Tanggal 14 September 1993, pesawat Boeing 737 AI-7301 kembali dari AS setelah mengalami peningkatan kemampuan dengan modifikasi. Adapun kemampuan yang ditingkatkan adalah Slammr Real Time, Infra Red Detection System (IRDS), Search Radar, sistem navigasi dan komunikasi yang terintegrasi dengan DPDS (Data Proccessing Display System). Sedangkan untuk pesawat AI-7303 modifikasi dilakukan di IPTN (sekarang PT DI) Bandung. Terakhir kita melihat kiprah pesawat ini saat turut mencari lokasi jatuhnya pesawat Adam Air di laut Sulawesi. (dikutip dari www.kompas.com)
Spesifikasi Boeing 737-200 2X9 Surveiller
Dimensions
Wingspan 28.35 m (93 ft 01 in)
Tail Height 11.23 m (36 ft 84 in)
Overall Length 30.53 m (100 ft 16in)
Cabin Width (floor level) 3.3 m ( 10 ft 8 in)
Cabin Length 28.2 m ( 92 ft 8 in)
Design Weights
Maximum Taxi Weight 53 297 kg (117 498 lbs)
Maximum Landing Weight 47 627 kg (104 998 lbs)
Maximum Zero Fuel Weight 43 090 kg (94 996 lbs)
Operating Empty Weight 29 400 kg (64 815 lbs)
Design Weights
Power P & W JT8D-17A
Cruising Speed 760 km/h ( 410 kts)
Cruising Altitude 10 668 m (35 000 ft)
Range 2 414 km (1 500 miles)
Passenger Capacity 107
Fuel Capacity Volume 19 544 l (15 635 kg)

Saturday, 19 June 2010

Pengtahuan



APAKAH ANDA TAHU

dalam sekmen apakah anda tahu kali ini saya akan membahas tentang bahaya berkendara sepeda motor dibelakg bus/truk dengan kecepatan lebih dari 60km/jam.ya mungkin orang orang sudah tahu bahaya nya yaitu ketika bis/truk itu mengerm mndadak dan akhirnya kita menabrak bis atau truk itu.tapi kali ini saya tifak membahas itu melainkan adalah tentang angin yang berhembus.baik langsung saja saya trangkan begini kecepatan angin yang diperoleh ialah keceepatan yang sama oleh bis.jadi jika bis melaju denan kecepatan 90km/jam maka angin juga berkecepatan 90km/jam.sedangkan bis itu melaju denag membelah angin aynag tenag sdnagkan tidak mungkun angin itu tidak kembali seperti keadaan semula aka dari itu suatu saat di jarak yang memungkinkan angin tersebut akan bertemu lagi.contoh simpenya adalah airyang dilalui oeh speedboat pasti akan mengumpul dikeadaan semula.jadi jika angin berhembus 90km/jam akan dibelah oleh bis lewat samping kiri kanan dan atas bis,jadi menurut teori saya di pusat perkumulan angin tadi terdapat angin denan kecepatan 90km/jam dari kiri kanan dan atas.jadi jika kita berada diposisi itu kita sangat berbahaya karena motor bisa oleng.maka semakin cepat bus maka makin panjang titik pertemuan angin,dari pernyataan itu dapat kiata tarik kesimpulan bahwa sebelum ada pertemuan angin tersbut tidak ada angin yang mengak\lir disitu maka disitulah temapt aynag aman selain setelah pertemuan angin tersebut.

Mungkin cuma itu yang bisa saya samapaikan semoga bermanfaat.

Saturday, 15 May 2010



ufo??????????
ya benda itulah yang sering membuat kita ini penasaran seperti apakah benda itu?.dalam kenyataan sehari-hari ternyata ada yang meliahat penamopakan benda seperti piring terbang tersebut.tak hanya diluar negeri di Indonesia (tanah air kaita) ada yang meliahat penampakan benda ini dan semapt terekam oleh kamea seoarang saksi.saya pun belum pernah meliaht sendiri benda itu...
jika ingin melihat vidionya silakan klik disini

Monday, 15 March 2010


  


Cara Membuat Roket Air



Roket air relatif aman dan biaya pembuatannya juga tidak mahal. Dalam membuat roket air ini kita dapat mempelajari dasar - dasar dari gaya dan respon roket air terhadap gaya - gaya liar.

Dalam merancang roket air kita akan dihadapkan pada empat subjek yaitu gaya berat, gaya dorong, sistem aerodinamis dan daya angkat.



Roket air bekerja dengan bantuan air dan tekanan udara sehingga ia bisa terlontar keudara. Pertama - tama roket air yang terbuat dari botol ini di isi air kira - kira 40% dari volumenya.

Kemudian botol di pasang pada peluncur roket air, Udara kemudian di pompakan ke botol roket sehingga tekanan naik. Gaya dorong akan didapat saat air mulai keluar dari botol roket air dengan cara menarik tutup nozzel (gambar 2).



Persis seperti roket sungguhan, roket air ini juga di pengaruhi oleh faktor -faktor external seperti pengaruh angin dan berat dari roket air itu sendiri. Untuk mendapatkan jarak lontar yang jauh perhitungan sistem aerodinamisnya perlu di perhatikan.

Cara membuat roket air ini secara detail silahkan anda kuntujungi blog Ahmad Ridwan dan untuk kalkulasi perhitungan matematis silahkan kunjugi situs ohiou

Sumber : http://berita-iptek.blogspot.com/2008/06/cara-membuat-roket-air.html